4 Cara Mendapatkan Modal Usaha

Modal memang seringkali menjadi kendala bagi seseorang yang ingin membuka usaha, tak jarang seseorang mengurungkan niatnya untuk membuka suatu usaha karena tidak adanya modal yang mencukupi. Taruh saja sebagai contoh, jika seseorang ingin membuka usaha laundry dan membutuhkan 4 buah mesin cuci, maka paling tidak ia membutuhkan modal dana sebesar Rp 15 juta, sementara dananya sendiri baru Rp 5 juta, alhasil ia mungkin mengurungkan niatnya untuk membuka usaha laundry atau mengganti dengan usaha lain yang modalnya lebih kecil.

4 Cara Mendapatkan Modal Usaha


Ini memang bahasan menarik, karena banyak orang kesulitan mendapatkan modal usaha.

Secara umum ada tiga cara untuk mendapatkan modal usaha:

1. Modal dengan Uang Sendiri

Tentu saja jika Anda memiliki tabungan sendiri, maka sebaiknya Anda pakai untuk modal membuka usaha, dengan memakai modal sendiri secara psikologis Anda akan lebih tenang dan fokus dalam menjalankan usaha Anda dari pada menggunakan modal pinjaman atau modal investor. Jika Anda Tidak punya tabungan atau deposito yang mencukupi untuk modal, Anda bisa menjual aset yang Anda punya. Sebagai contoh, Anda bisa menjual sepeda motor untuk dijadikan modal usaha, atau menjual perhiasan yang dimiliki.


2. Mencari Pinjaman Modal

Jika Anda Tidak memiliki tabungan atau aset yang bisa dijual maka sebagai solusi yang bisa Anda lakukan adalah dengan mencari pinjaman uang untuk modal usaha. Anda bisa mencari pinjaman dari saudara, teman ataupun rekanan Anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencari pinjaman dari lembaga keuangan seperti bank ataupun koperasi simpan pinjam. Hal ini dikarenakan jika Anda meminjam dari lembaga keuangan prosedurnya terlalu ribet, belum lagi Anda harus membayar bunga dari modal yang Anda pinjam, itu akan memberatkan Anda karena usaha yang baru dibuka biasanya belum menghasilkan chasflow yang bagus selama beberapa bulan pertama.


Hal lain yang harus diperhatikan adalah janganlah terlalu fokus kepada bagaimana Anda bisa mendapatkan pinjaman, tapi fokuslah kepada usaha Anda. Pengalaman pribadi saya dulu sewaktu baru memulai merintis usaha Saya terlalu fokus bagaimana cara mendapat pinjaman, sampai-sampai main goreng rekening segala, setelah mendapat pinjaman malah bingung karena konsep usaha yang kurang matang. Alih-alih usaha berkembang, saya justru dipusingkan dengan setoran. Semoga Anda tidak mengalami hal yang seperti ini.


3. Mencari Rekanan untuk Kerja Sama

Jika Anda tidak mempunyai modal sendiri atau mungkin modal Anda tidak cukup untuk memulai usaha, daripada Anda mencari pinjaman, lebih baik Anda coba cari rekanan untuk kerja sama. Misal jika Anda hanya memiliki uang 10 juta sementara modal yang Anda butuhkan 20 juta maka Anda bisa mencari rekanan untuk patungan modal masing-masing 10 juta. Dengan menjalin kerja sama, maka solusi untuk permasalahan modal terselesaikan, selain itu dengan membangun usaha bersama maka usaha akan berkembang lebih cepat daripada dijalankan sendiri. Selain itu risiko yang Anda terima juga lebih kecil karena resiko dibagi bersama dengan rekan Anda. Hanya saja, itu juga berarti keuntungan yang Anda dapatkan tentu juga harus dibagi dua.

Tips bagi Anda yang ingin membangun usaha bersama adalah buatlah perjanjian diawal kerjasama tentang apa kewajiban atau tugas masing-masing dalam menjalankan usaha, serta berapa presentase pembagian keuntungan/kerugian yang diterima masing-masing. Semua harus ditetapkan dengan jelas secara tertulis karena jika terjadi permasalahan di kemudian hari maka kita bisa merujuk pada perjanjian yang telah disepakati di awal tadi.


4. Mencari Investor yang mau Menanamkan Modalnya pada Usaha Kita

Solusi lain dari permasalahan modal usaha adalah dengan mencari Investor yang mau Menanamkan Modalnya pada Usaha Kita. Solusi ini mungkin lebih baik dari pada harus mencari pinjaman atau mencari rekanan untuk kerjasama. Masalahnya adalah, adakah orang yang mau menginvestasikan uangnya pada usaha yang akan kita bangun? Itu tergantung bagaimana cara Anda mempresentasikan usaha Anda kepada calon investor. Jika konsep usaha Anda bagus dan memiliki potensi keuntungan yang masuk akal serta dipresentasikan dengan baik, maka besar kemungkinan investor mau menginvestasikan dananya untuk usaha Anda. Penjelasan lebih detail tentang bagaimana cara mendapatkan modal dari investor akan saya bahas dalam artikel selanjutnya.


Nah bagaimana? sekarang Anda sudah tahu cara mengumpulkan modal untuk membuka usaha Anda. Mudah-mudahan dari empat pilihan tersebut di atas, Anda bisa menentukan pilihan mana yang terbaik.


Salam Arkana Pulsa